Cahaya adalah nama yang diberikan manusia pada radiasi yang dapat dilihat oleh mata manusia. Cahaya merupakan gelombang eloktromagnetik, yaitu gelombang yang getarannya adalah medan listrik dan medan magnet. Cahaya merambat lurus dan tidak terbelokkan. Menurut jenisnya, cahaya dibedakan menjadi cahaya yang tampak dan cahaya yang tidak tampak. Cahaya tampak dibagi menjadi 2 yaitu monokromatik dan polikromatik mokromatik adalah satu cahaya yang terdiri dari satu warna, contohnya merah. Sedangkan polikromatik adalah satu cahaya yang terdiri dari beberapa warna, contohnya ungu, merupakan kombinasi antara merah dan biru.
Cepat rambat cahaya di ruang hampa adalah 3×108 m/s. Benda yang tidak dapat memancarkan cahayanya sendiri disebut benda gelap. Sedangkan benda yang dapat memancarkan cahayanya sendiri disebut sumber cahaya. Sumber utama cahaya adalah matahari. Matahari merupakan cahaya cahaya bagi kehidupan manusia di bumi. Perkiraan jarak antara bumi dan matahari adalah 149.600.000 km dari bumi. Matahari juga disebut bintang, karena sumber cahaya (sumber energi) itu terkandung di dalam matahari itu sendiri.
Matahari terdiri dari beberapa warna seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila(indigo) dan ungu. Apabila warna-warna tersebut bercampur, maka akan menghasilkan cahaya putih matahari. Warna-warna dalam cahaya putih matahari dapat di pecah dengan menggunakan prisma menjadi jalur warna. Jalur warna ini dikenal sebagai spektrum. Spektrum warna terbentuk karena cahaya yang berwarna lain terbias pada sudut yang berlainan. Cahaya ungu terbias dengan sudut paling besar. Cahaya merah terbias dengan sudut paling kecil.
Sifat-sifat pada cahaya yaitu cahaya dapat merambat lurus, cahaya dapat dipantulkan, serta cahaya dapat dibiaskan. Cahaya dapat merambat lurus apabila pancaran cahaya tidak terhalang oleh suatu benda, contohnya pada lampu senter. Cahaya dapat dipantulkan ada dua jenis, yaitu pemantulan biasa dan pemantulan baur. Cahaya dapat dibiaskan adalah peristiwa pembelokan cahaya yang merambat dari satu medium ke medium lainnya yang berbeda kerapatannya.
Pada cahaya yang berfrekuensi dibawah 400 dan diatas 700 tidak dapat dilihat manusia. Cahaya disebut sinar ultraviolet pada batas frekuensi tinggi dan inframerah pada batas frekuensi rendah. Pada sinar inframerah kulit manusia dapat merasakannya dalam bentuk panas, sedangkan radiasi ultraviolet tidak dapat dirasakan sama sekali oleh manusia kecuali dalam jangka paparan yang lama dan dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit.
syahid Said:
on 9 April 2010 at 3:15
nuhunnya kang ahirna dapet alus deui pejelasanna
muyassaroh Said:
on 16 Juni 2010 at 3:15
manusia emang seharusnya saling berbagi dan saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya.
dan itu semua sudah seharusnya dilakukan oleh setiap orang.
saam kenal yaaa…..
lee Said:
on 17 November 2010 at 3:15
thank u
muyassaroh Said:
on 24 November 2010 at 3:15
terima kasih atas kunjungan anda. salam kenal ya…
cris dui Said:
on 17 Februari 2011 at 3:15
like..^_^
muyassaroh Said:
on 6 Maret 2011 at 3:15
senang bisa tau anda. salam kenal yaaa…
makasih atas komennya…
aidil saputra Said:
on 7 Mei 2011 at 3:15
y benar saya lihat di you tube tulisan nya kuasa tuhan,oh cahaya itu datang ny sekali berapa sih??
muyassaroh Said:
on 16 Mei 2011 at 3:15
salam kenal…senang bisa bertemu dengan anda
cahaya memiliki panjang gelombang sekitar 380-400 nm atau 760-780 nm dengan rentang frekuensi sekitar 405 Thz-790 Thz.